6 Gejala Kolesterol Tinggi yang Muncul di Malam Hari Ini
TIPS & TRICK

6 Gejala Kolesterol Tinggi yang Muncul di Malam Hari Ini

TaipanQQ Lounge – Kolesterol adalah zat lemak-lilin yang di butuhkan tubuh untuk berbagai fungsi, termasuk struktur membran sel, produksi hormon, dan pencernaan lemak. 6 Gejala Kolesterol Tinggi yang Muncul di Malam Hari Ini

Namun, kolesterol terbagi menjadi dua jenis utama: High-Density Lipoprotein (HDL), yang sering di sebut sebagai “kolesterol baik,” dan Low-Density Lipoprotein (LDL), yang umumnya di kenal sebagai “kolesterol jahat”.

Sementara HDL membantu membuang kelebihan kolesterol dari aliran darah, LDL dapat terakumulasi di dinding arteri, yang menyebabkan pembentukan plak. Plak ini berkontribusi terhadap aterosklerosis, suatu kondisi yang menyempitkan dan mengeraskan arteri, meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke.

Berikut ini tanda-tanda kolesterol tinggi yang terasa pada malam hari yang harus kamu waspadai. Di himpun dari The Health Site, ini dia.

6 Gejala Kolesterol Tinggi yang Muncul di Malam Hari Ini

  1. Nyeri dan Ketidaknyamanan

Salah satu gejala pertama yang mungkin Anda rasakan pada kaki (terutama di malam hari) saat kadar LDL Anda terlalu tinggi adalah nyeri dan ketidaknyamanan yang tidak dapat di jelaskan — yang sering di sebut kram kaki nokturnal, dan ini bisa menakutkan. Alasan di balik kram ini adalah karena aliran darah terbatas saat arteri menyempit, yang di sebabkan oleh kolesterol tinggi.

  1. Kesemutan dan Mati Rasa

Gejala tidak biasa yang dapat di rasakan pada kaki saat berbaring adalah mati rasa dan kesemutan, terutama di malam hari. Kolesterol tinggi dapat menyebabkan penyakit arteri perifer (PAD) yang menyempitkan arteri dan membatasi aliran darah ke anggota tubuh.

6 Gejala Kolesterol Tinggi yang Muncul di Malam Hari Ini

  1. Kaki dan Telapak Kaki Dingin

Kaki dingin terutama di malam hari (tanda lain yang dapat mengindikasikan kolesterol tinggi) adalah tanda bahaya lainnya. Ini terjadi saat arteri tersumbat plak dan aliran darah menjadi terbatas. Kurangnya sirkulasi yang cukup dapat membuat kaki terasa mati rasa atau dingin bahkan di dalam ruangan yang hangat.

Jika Anda mengalami gejala ini, perhatikan kesehatan kardiovaskular Anda secara menyeluruh secara berkelanjutan. Rasa dingin terutama di bagian ekstremitas dapat mencerminkan masalah lain yang mungkin perlu di tangani, terutama jika juga di sertai kram/gangguan atau mati rasa.

  1. Edema atau Pembengkakan yang Tidak Diketahui Penyebabnya

Pembengkakan di kaki merupakan tanda umum yang dapat di kaitkan dengan kolesterol tinggi. Edema terjadi ketika cairan terperangkap di jaringan karena sirkulasi yang buruk. Pembengkakan yang tidak di ketahui penyebab di kaki Anda pada malam hari memerlukan pemeriksaan yang cermat dan penilaian komprehensif oleh penyedia layanan kesehatan.

6 Gejala Kolesterol Tinggi yang Muncul di Malam Hari Ini

  1. Perubahan Warna atau Bintik Hitam pada Kulit

Kadar LDL yang tinggi dapat menyebabkan perubahan warna kulit yang terlihat, seperti perubahan warna atau munculnya bintik hitam pada kaki dan telapak kaki. Perubahan ini terjadi karena kekurangan oksigen dalam jangka waktu lama, yang mencegah kulit dan jaringan di bawahnya menerima nutrisi yang cukup. Dalam kasus yang parah, kulit dapat berubah menjadi kebiruan atau keunguan, terutama pada malam hari.

  1. Sindrom Kaki Gelisah (RLS)

Sindrom Kaki Gelisah, yang di tandai dengan keinginan yang tak terkendali untuk menggerakkan kaki, merupakan tanda peringatan lain yang terkait dengan buruknya sirkulasi darah yang di sebabkan oleh tingginya kolesterol LDL. Gejala RLS sering kali memburuk di malam hari dan dapat di sertai dengan kesemutan atau rasa tidak nyaman. Berkurangnya aliran darah ke kaki dan telapak kaki memperburuk sensasi ini, yang menyebabkan pola tidur terganggu.

Rahasia Jaga Kolesterol Tetap Normal, Ini Pola Hidup Sehat yang Bisa Di lakukan

Mengatur pola makan atau diet menjadi salah satu langkah efektif untuk mengurangi risiko kolesterol tinggi. Namun, pola di et tersebut harus di sesuaikan dengan kondisi kesehatan setiap individu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *