Unggulan Pertama Thomas Cup dalam 5 Edisi Terakhir
ADUQ BANDAR POKER BANDAR66 BANDARQ BERITA UNIK CAPSA SUSUN DOMINOQQ INFO PEMENANG POKER SAKONG TIPS & TRICK

Unggulan Pertama Thomas Cup dalam 5 Edisi Terakhir

TAIPANQQ-Unggulan Pertama Thomas Cup dalam 5 Edisi Terakhir

Thomas Uber Cup 2024 menjadi salah satu kejuaraan badminton yang paling di nanti tahun ini. Gelaran akan berlangsung di Hi-Tech Zone Sports Centre Gymnasium, Chengdu, China mulai 27 April hingga 5 Mei.Sebagai kejuaraan badminton beregu terbesar di dunia, performa tiap negara peserta tentu tak luput dari perhatian, terutama negara yang di unggulkan di posisi pertama. Unggulan pertama menjadi kandidat terkuat untuk meraih gelar juara. Namun, dalam kenyataannya tak semua yang menjadi unggulan pertama selalu berakhir sebagai juara.Di Thomas Cup sendiri, dalam lima edisi terakhir, tak semua unggulan pertama mampu merebut gelar juara. Lalu, siapa saja unggulan pertama Thomas Cup dalam lima edisi terakhir dan seperti apa performa mereka? Berikut ulasan lengkapnya!

Indonesia tersingkir di semifinal Thomas Cup 2014

Indonesia adalah unggulan pertama di Thomas Cup 2014. Pada fase grup, mereka tergabung dalam Grup A bersama Thailand, Singapura, dan Nigeria. Pada babak ini, mereka belum menemui kesulitan yang berarti. Seluruh laga berhasil mereka menangkan dengan skor 4-1 atas Thailand dan 5-0 atas Singapura dan Nigeria. Dengan hasil tersebut, mereka melaju ke perempat final dengan memuncaki klasemen akhir Grup A.Maju ke perempat final, Indonesia dihadapkan dengan Korea Selatan. Pada laga ini, mereka merenggut kemenangan lewat pertarungan ketat dengan skor 3-2 untuk mengamankan tempat di semifinal. Sayangnya, mereka gagal membukukan kemenangan saat memasuki semifinal. Mereka dikejutkan Malaysia dengan skor 0-3 dan harus puas dengan medali perunggu.

China angkat koper di perempat final Thomas Cup 2016

Di Thomas Cup 2016, giliran China yang diunggulkan di urutan pertama. Tampil di negaranya sendiri, mereka begitu perkasa pada fase grup. Tiga kemenangan berhasil mereka raih dengan skor sempurna 5-0 atas Prancis, Meksiko, dan Jepang yang saat itu merupakan juara bertahan. Dengan hasil itu, satu tempat di perempat final sekaligus posisi juara grup berhasil mereka amankan.Meski tampil perkasa pada fase grup, China bak mati kutu saat bertemu Korea Selatan di semifinal. Pada babak ini, mereka secara mengejutkan tumbang dengan skor 1-3 dari Korea Selatan yang hanya menduduki peringkat kedua saat fase grup. Kekalahan China pada edisi ini membuat mereka menjadi unggulan pertama dengan performa paling buruk dalam Thomas Cup dalam 5 Edisi Terakhir.

China keluar sebagai kampiun di Thomas Cup 2018

China kembali menjadi unggulan pertama di Thomas Cup 2018. Namun, mereka memiliki kisah yang berbeda dengan edisi sebelumnya. Pada fase grup, mereka menyapu bersih seluruh laga dengan kemenangan. India, Prancis, dan Australia yang menjadi rival mereka di Grup A sukses di kalahkan dengan skor sempurna 5-0. Berbekal hasil tersebut, mereka berada di pucuk klasemen dan melenggang ke perempat final.Pada perempat final, China yang di hadapkan dengan Taiwan berhasil mengamankan kemenangan dengan skor telak 3-0. Perjuangan mereka pun berlanjut ke semifinal. Pada babak ini, mereka memenangkan laga kontra Indonesia dengan skor 3-1. Tiba di partai final, China di pertemukan dengan Jepang. Dalam laga tersebut, mereka sukses mengemas kemenangan dengan 3-1 untuk memastikan gelar juara.

Indonesia berakhir sebagai juara di Thomas Cup 2020

Unggulan pertama Thomas Cup edisi 2020 kembali di sandang Indonesia. Kali ini, nasib mereka juga berbeda dengan edisi 2016. Pada fase grup, langkah Indonesia masih mulus meskipun sempat di repotkan oleh beberapa lawannya. Mereka mengoleksi 3 kemenangan yang di dapatkan dari Aljazair dengan skor 5-0 serta Thailand dan Taiwan dengan skor tipis 3-2. Dengan hasil tersebut langkah mereka berlanjut ke perempat final dengan status juara grup.Meski sempat di repotkan oleh Thailand dan Taiwan pada fase grup, Indonesia justru relatif mudah meraih kemenangan saat memasuki fase gugur. Pada perempat final, mereka menang dengan skor telak 3-0 atas Malaysia. Padasemifinal, kemenangan dengan skor 3-1 berhasil mereka dapatkan dari Denmark. Pada laga pemungkas, mereka menumpas China dengan skor 3-0 untuk memastikan gelar juara.

Baca juga: Francesco Bagnaia Usung Misi Kebangkitan Di MotoGP Spanyol 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *